Kasad Langsung Pelestarian Lingkungan di Danau Situ Bagendit

Pelestarian lingkungan menjadi fokus utama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, saat meninjau langsung kegiatan pembersihan Danau Situ Bagendit di Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Juli 2025. Aksi ini merupakan bagian dari program kolaboratif antara TNI Angkatan Darat dan pemerintah daerah dalam rangka melestarikan sumber daya air dan mendukung ekowisata lokal.

Kegiatan pembersihan danau yang dilakukan secara intensif ini turut melibatkan ratusan personel TNI, relawan lingkungan, serta warga sekitar. Upaya ini mendapat apresiasi luas sebagai langkah konkret dalam menjaga kelestarian ekosistem danau dari ancaman limbah dan sedimentasi.


Komitmen TNI AD dalam Mendukung Pelestarian Lingkungan

Dalam sambutannya, Jenderal Maruli menegaskan bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga tanggung jawab seluruh elemen bangsa, termasuk TNI. Menurutnya, kelestarian alam menjadi bagian dari ketahanan nasional yang harus dijaga bersama.

“Kami ingin menunjukkan bahwa TNI AD juga peduli dan terlibat aktif dalam menjaga lingkungan hidup. Danau Situ Bagendit ini memiliki nilai strategis, baik sebagai sumber air bersih maupun sebagai destinasi wisata,” ujar Kasad.


Kolaborasi Bersama Warga dan Pemerintah Daerah

Proyek pembersihan Danau Situ Bagendit merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bakti Sosial TNI yang dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun TNI AD ke-80. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Bupati Garut, pejabat dinas lingkungan hidup, dan tokoh masyarakat.

Warga setempat sangat antusias mengikuti kegiatan ini, bahkan ikut serta dalam aksi bersih-bersih di sekitar kawasan danau. Mereka menilai inisiatif ini sangat penting demi menyelamatkan Danau Situ Bagendit dari kerusakan ekologis yang berkelanjutan.


Edukasi Pelestarian Lingkungan untuk Generasi Muda

Selain aksi fisik pembersihan danau, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya pelestarian lingkungan. Para pelajar dari sekolah sekitar diberikan materi mengenai bahaya pencemaran air, pengelolaan sampah yang baik, serta pentingnya menjaga kawasan perairan.

Dengan pendekatan edukatif ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan bisa terus meningkat, khususnya di kalangan anak muda sebagai agen perubahan masa depan.


Danau Situ Bagendit: Aset Ekologis dan Wisata yang Perlu Dilestarikan

Danau Situ Bagendit merupakan danau alami yang menjadi ikon pariwisata Kabupaten Garut. Selain menjadi sumber pengairan dan kehidupan ekosistem lokal, danau ini juga memiliki potensi besar untuk pengembangan wisata berbasis alam.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kualitas air danau mengalami penurunan akibat pencemaran dan sedimentasi. Oleh karena itu, upaya pelestarian lingkungan di kawasan ini menjadi sangat mendesak.


Langkah Lanjutan dalam Menjaga Danau Situ Bagendit

Kasad menyampaikan bahwa TNI AD siap membantu program-program lanjutan yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya air, reboisasi kawasan hulu sungai, serta pembangunan infrastruktur penunjang seperti saluran drainase dan tempat pengelolaan sampah terpadu.

“Kami akan terus mendukung upaya pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. Ini adalah bagian dari pengabdian kami kepada bangsa,” tutup Maruli.

Pelestarian Lingkungan di Danau Situ Bagendit Diharapkan Jadi Model Nasional

Pelestarian lingkungan yang dilakukan di Danau Situ Bagendit, Garut, Jawa Barat, mendapat sorotan positif dari berbagai kalangan. Aksi pembersihan yang dipantau langsung oleh Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak kini diusulkan sebagai model percontohan nasional untuk konservasi danau-danau lain di Indonesia.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pun menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif TNI AD yang berperan aktif dalam program restorasi dan rehabilitasi kawasan perairan. Menurut Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan KLHK, kolaborasi antara militer dan sipil ini sangat penting dalam mengakselerasi pemulihan ekosistem.


Komitmen Berkelanjutan untuk Pelestarian Lingkungan

Setelah kegiatan bersih-bersih danau, rencana jangka panjang mulai disusun bersama Pemerintah Kabupaten Garut. Program lanjutan tersebut mencakup:

  • Pembangunan taman ekowisata ramah lingkungan

  • Penanaman pohon di area tangkapan air

  • Pengawasan ketat terhadap aktivitas ilegal seperti pembuangan limbah dan penebangan liar

Langkah-langkah ini dianggap krusial untuk memastikan bahwa upaya pelestarian lingkungan tidak bersifat sementara, melainkan berkelanjutan.


Keterlibatan Komunitas Lokal dalam Pelestarian Lingkungan

Peran komunitas lokal seperti karang taruna, kelompok nelayan, dan komunitas pecinta alam dinilai sangat signifikan dalam kesuksesan pelestarian Danau Situ Bagendit. Salah satu komunitas yang terlibat, yakni “Bagendit Lestari”, bahkan menyatakan siap membuat program patroli lingkungan secara rutin.

Koordinator komunitas tersebut, Dian Permana, mengatakan bahwa mereka akan bekerjasama dengan TNI dan Satpol PP untuk mengawasi kawasan danau. Ia berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga lingkungan adalah investasi jangka panjang.


Pelestarian Lingkungan Meningkatkan Potensi Wisata dan Ekonomi Lokal

Kebersihan dan keasrian Danau Situ Bagendit tidak hanya berdampak pada kualitas air dan kelangsungan ekosistem, tetapi juga langsung berdampak pada sektor ekonomi masyarakat. Dinas Pariwisata Garut mencatat peningkatan kunjungan wisatawan hingga 30% setelah adanya program pembersihan dan revitalisasi danau.

Usaha mikro seperti penyewaan perahu, warung makan, dan penginapan juga mulai menggeliat. Ini membuktikan bahwa pelestarian lingkungan dapat berdampak ganda: menjaga alam sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.


Harapan: Situ Bagendit Jadi Simbol Gerakan Nasional Peduli Lingkungan

Dengan segala potensi dan komitmen yang telah ditunjukkan oleh semua pihak, Situ Bagendit diharapkan bisa menjadi simbol kebangkitan gerakan pelestarian lingkungan di Indonesia. Pemerintah pusat pun membuka peluang agar program serupa dijalankan di danau-danau strategis lain seperti Danau Toba, Rawa Pening, dan Situ Patenggang.


Kesimpulan: Kolaborasi untuk Masa Depan Lingkungan

Upaya pelestarian lingkungan seperti yang dilakukan di Danau Situ Bagendit menjadi bukti nyata pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. Langkah ini tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.

Melalui pendekatan yang menyeluruh—dari pembersihan fisik hingga edukasi—program ini diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menjalankan aksi nyata peduli lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *